Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Februari 2012

Bodohhh

sungguh bodohnya aku
berlarut-larut dalam gores yang sama
tertunduk tersipu
malu....
harus malu kah aku?
untuk halamn baru ku coreng
harus mengaduh
tapi kepda siapa
pada semut-semut kecil yang berkeliaran
sulit dalam pelampiasan
sulit dalam pejelasan
sulit dalam penyelesaian
karena aku bodoh
iya bodoh
bodoh dan bodoh
mahluk apa yang bisa mengajari ku
menutup kebohan
menghapus bercak yang tak jelas
tolong, tolong ku mohon.................

Jumat, 27 Januari 2012

warna hidup

hidup ku terlalu berwarna
setiap waktu berputar
nuansa kehidupan
memberi kesan dan pelajaran
kadang putih, merah, hitam dan sampai kelabu
semua diarungi dengan hati-hati
kadang senin berkesan putih
terasa bersih dan berjalan rapih
mungkin selasa berkesan merah
nuansa yang bersahabat dengan setan
bisa rabu beriring dengan kelabu
dunia kehidupan dengan samar-samar
yang tak tentu
dan hari esok dan seterusnya
akan sama dan berbeda
pandang warna
tergantung aura bawaan
begitulah istimewahnya
bershabat dengan warna
tanpa mereka semua menjadi basi adanya

Dear Lelaki di Surga

saat pelupuk mata terlelap
melintas bayangan begitu indah dan nyata
tersorot di depan ku
sosok seorang lelaki
berselimut busana serba putih
membawa bunga
bayang-bayang semu
mengingatkan masa lalu
kepedihan dan kesulitan ku
yang tak sanggup buatku amnesia
akan sosok raja dalam hati
meski dirimu tak tersentuh lagi
tapi dalam diare ku selalu tergores dan terkunci
cerita keistimewaanmu
terimah kasih ketulusanmu
terimah kasih kehadiranmu
membuat aku perna jadi wanita
yang paling beruntung
karena mengenalmu

terinspirasi dari pengalaman sahabat ku DZ

Rabu, 04 Januari 2012

Curahan untuk hati


 

Curahan untuk hati

Wahai hatiku yang lunak
Tak bisakah kau dengar bisik keluh ini
Dalam dederetan benda tajam tergores perih
Tak bisakah kau menolak itu terjadi
Ku memohon karena kau milik ku yang paling berbeda
Dengan lainnya
Tak bisakah kau samakan hendakmu, dengan tingkah ku
Mungkin ego ini buat kau lelah
Seperti yang ku rasa
Tenanglah kali ini ku  hapuskan usik itu
Agar buat kau utuh kembali sperti dulu